twitter


Ney info gwa ambil waktu gwa buka blognya gogirlmagz.com. Langsung gwa comot khusus anak-anak kelas yang gabung ke ekskul basket yang lumayan banyak juga. Nikmatin ney...


Pasti kamu tau dong logo NBA yang familiar dan terkenal itu? Nah, kira-kira kamu tau nggak siapa sih sebenarnya cowok yang ada di logo tersebut?
Penasaran? hehe.. Yes, it’s Jerry West from LA Lakers! Pemain yang punya julukan “Mr. Clutch” ini dianggap sebagai Best Guard dalam sejarah NBA. Nggak cuma karena tinggi dan badannya yang atletis, Jerry West juga dikenal sering tertimpa ‘insiden-insiden’ khas dunia perbasketan, yaitu udah 9 kali mengalami patah tulang hidung saat bertanding. Dalam perjalanan karirnya, West tercatat 14 kali masuk dalam All Star Team, meskipun baru 1 kali memenangkan pertandingan. Oh ya, waktu tahun 1997 West dimasukkan ke dalam daftar 50 pemain terbaik NBA, loh. No wonder kalo akhirnya NBA menjadikan West sebagai icon di logonya..



Ngiuung... Ngiuung... Ngiuung... Ngiuung...
Terdengar bunyi sirine yang lantang dari samping kelas ketika Japanese Lesson. Maklum samping kelas kita itu emang jalan raya. Mana jendela kelas kita itu gedhe-gedhe, aku rasa desain lama peninggalan waktu jajahan Belanda dulu, kayaknya... Hehehe... (padahal ngawur doang).
Setelah ngedenger suara berisik itu anak-anak sekelas langsung berdiri dan ngelihat keluar. Biasa masih remaja jadi always want to know kerjaannya. Ternyata bukan sirine ambulans tapi mobil polisi yang sepertinya mau bertugas menertibkan jalan raya yang macet gara-gara ada lomba drumband se-Jatim. Salah sendiri bunyi sirinenya sama semua, coba kalo beda kan bisa gampang ngebedainnya. Contoh: Ambulans mau lewat... semua minggir... ada orang sekarat di dalem... (nyanyikan dengan nada dangdutan).
Salah satu anak yang semangat ngelongok adalah Davied a.k.a. G-Soul. Tiba-tiba aja lagi asyik-asyik cuci mata Ekky menarik G-Soul supaya duduk lagi. Ini dia dialog diantara mereka berdua yang didengerin seluruh kelas gara-gara intruksi bunyi sirine. Versi sebenarnya dalam Jawa campur bahasa Osing Watu Buncul khas Davied. Sengaja aku rubah biar kelihatan gaul.
G-Soul: "Ngapain sih loe, Ky narik-narik gue?"
Ekky: "Jangan liat-liat!"
G-Soul: "Emang kenapa?"
Ekky: "Ada operasi orang jelek, ntar kamu ditangkap."
Langsung serentak seluruh warga tertawa terbahak-bahak mengiringi Davied yang menunduk malu.
Hwahaaaahagh...



One day, ada salah satu anak yang bel pulang berbunyi langsung bernyanyi lagu ular berbisa. mingkin sauatu pertanda aneh. Dan hal itu terbukti ketika saat mau mengambil helm yang biasanya diletakkan di lantai bawah belakang kelas dia langsung menemukan ular emas dengan panjang kira-kira 30 cm. Dia langsung menjerit dan berlari pulang, begitu juga yang lain meninggalkan ulat itu kesepian di dalam kelas. Mungkin ular itu berkata, "Mengapa mereka pergi? Ssssshhhss... Aku kan hanya ingin berteman dengan mereka. Ssssshhhsss..."
Esok harinya, anak-anak menemukan ular itu lagi tapi tidak ada yang menjerit dan malah berani memegang ular itu lalu membawanya ke kolam Ganesha yang suci yang penuh teratai dipermukaanya, telur kecebong dan katak-katak yang saling gendong alias kawin. Beberapa hari ular itu tinggal disitu dan selalu ditengok oleh anak-anak Ezpelezwa dan semakin menarik murid kelas 3 lainnya untuk menengok, di hari ketiga anak- anak mulai menyesal karena tidak menaruh kotak kardus yang bertuliskan "1 jam 1000" disamping kolam.
Beberapa hari kemudian hujan turun pada hari Minggu dan hari Senin ular itu ditemukan mati tersangkut di patung Ganesha dengan batu disampingnya.
"Aku yakin pasti ada yang sengaja membunuh ular itu." kata Surya Country dengan yakin.
"Pasti anak IPA. Karena  mereka iri pada kita yang berhasil menemukan ular itu." kata Kacung.
"Iya, dasar anak IPA! Katanya ilmu pengetahuan alam tapi kok nggak sayang binatang? Kita harus menyelidiki lebih lanjut!" kata Ryan Rob Pattinson.
Esoknya mereka asyik bermain game sepak bola dengan laptop dan stick yang dibawa oleh Ryan Rob Panttinson.



Kalian yang lagi SMA atau udah lulus atau udah kawin dan beranak-pinak(maaf) pasti masih inget perasaan saat-saat paling boring, muak dan capek bila udah SMA apalagi kelas 3 yang udah mau lulus. Batas kesabaran pasti udah diujung puncak karena udah bener-bener capek sekolah selama 14 tahun(TK 2 thn, SD 6 thn, SMP 3 thn, SMA 3 thn, belum lagi ditambah beberapa tahun buat yang nggak naik kelas). Nah disaat seperti itu pasti anak remaja (khususnya anak IPS) selalu kreatif berbuat sesuatu untuk menghibur diri dan orang lain. Laporanku kali ini adalah tentang cita-cita terpendam untuk menjadi reporter khususnya untuk acara reality show like termehek-mehek.
Wangsa: "Aku jadi kameramennya" (katanya sambil menekuk tangan kanannya hingga telapaknya ada di bahu. tangan kirinya memegang siku kanannya. Keliatan serius banget deh...)
Kacung: "Aku yang megang micnya aja deh." (katanya sambil mengangkat tinggi kedua tangannya dengan posisi seakan-akan ada microphone kasatmata.)
Ekky: (look so dissappointed) "Terus aku apa?"
Wangsa: "Dadi Mandala aen wes" (Jadi Mandala aja deh)
Ekky: "Emong! Gilo aku!" (Gak mau! Jijik aku) "Aku dadi sing tukang macaki aen ez" (Aku jadi tukang make up aja deh)
Ekky langsung merapatkan kaki, mencondongkan bokong dan kedua tangannya seakan akan memegang bedak dan spons...



MJ SINDROME
Sejak kematian The King of Pop Michael Jackson semua orang jadi tersihir MJ sindrome lagi. Nyari-nyari lagu-lagunya MJ, atau yang paling lebai niru-niruin gaya dancenya MJ. Nggak usah jauh-jauh deh, liat aja di kelas ezpelezwaku. Tempat berkumpulnya semua orang yang cuwawak dan gokil se-SMANSA.
Si CAPEGAJA (Calon Penyanyi Gak Jadi) nyanyiin lagu-lagunya MJ yang udah didownload beralbum-album lewat hapenya. “You are not alone...I’m here with you...” seringnya sih lagu itu dan bisanya niruiin lirik yang bagian itu doang. Kasian dia... maybe, pulsanya cuman bisa download lagunya doang, nggak sekalian liriknya... he..he..
Si MLM sama si Jawa punya cara lain yaitu niruin gaya dancenya MJ. Mulai dari moonwalk, mainin topi dan jinjit-jinjit lalu merubah arah badan. Sayangnya usaha mereka nggak berhasil jadi jago dance kayak MJ. Kalo liat bagian kakinya emang lincah abis,sedangkan kalo liat badan bagian atasnya kaku abis. Tahu sendiri kan kalo MJ itu kurus abis makanya kalo dance bisa kelihatan keren. Sedangkan mereka gendut-gendut kebanyakan makan fastfood.
Finally, setelah terlalu lama mata sepet karena melihat duplikat gagalnya MJ, mereka kena batunya juga. Waktu itu tiba saat lomba kebersihan kelas dalam rangka hari kemerdekaan. Lantai kelasku yang terbuat dari tehel udah dipel dan diberi MAA.hasilnya jadi mengkilap dan licin banget. So, buat yang sol sepatunya udah tipis karena belum ganti selama tahunan siap-siap buat kepeleset.
Maniak MJ meihat potensi lantai yang licin dapat dimanfaatkan. Apalagi ketika mereka melihat keset bertuliskan “Welcome” tergeletak. Si Jawa langsung melompat diatas keset lalu menggesernya. Berhasil! Dia meluncur dengan halus di depan papan tulis menuju pintu kaca. Suddenly,... Brukkkg!! Si Jawa menubruk pintu kaca dan badannya menempel kayak lem. Serasa nonton film kartun atawa “Kungfu Hustle”.
Ide mereka memang fresh tapi mereka ngelupain satu hal yaitu “Cara Mengerem”. Si Jawa bangkit sambil memegangi seluruh badannya. Oh, God! I hope him backbone not broken.
Kesimpulannya niruin gaya dancenya MJ bukannya malah keren malah badan jadi sakit. Dan yang terpenting MALU!!